Tuesday, October 02, 2007
mengestimasi ukuran diameter bulan
Entah kenapa kok, kalo py inget bulan malah inget sailormoon?
--dengan kekuatan bulan, akan menghukummu!--
---cuma bercanda
,,refreshing
Jadi, minggu lalu ada tugas konsep teknologi baru, yaitu mengestimasi diameter bulan. Kami bekerja secara berkelompok untuk mencoba menyelesaikannya.
Ada banyak yang mengutarakan pendapat, ada yang menggunakan rumus gravitas (dibandingkan), ada yang menggunakan perbandingan ukuran dengan gerhana, ada yang memikirkan dengan menggunakan perbandingan ala trapesium dengan bantuan pesawat terbang, ada yang berpikir untuk mencari jangkauan sinar bulan dari bayangan manusia, banyak ide yang muncul tapi tidak selesai dalam satu hari. Itu semua lantaran bingung angka yang dipakai (angka yang umum diketahui boleh atau tidak dipakai) dan angka-angka yang harus dicari sendiri berdasar pengamatan yang mungkin akan memakai waktu lama dalam prosesnya.
Akhirnya, pada kesimpulan akhir kami menggunakan cara kesebangunan segitiga. Digunakan juga bantuan dari penggunaan phytagoras.
Pertama, kami memutuskan untuk menggunakan bantuan teropong sederhana dari kertas (sebetulnya sih, kalau lebih sederhana lagi, dapat disebut sebagai kerucut yang tidak memiliki alas). Dari ujung kerucut (lubang yang kecil) bulan dilihat hingga ukurannya pas (pas bundar) di lingkaran yang disediakan kerucut. Ya simpel saja, cara membesar-mengecilkan lingkaran itu dengan proses manual, perkecil bidang kerucut atau diperbesar.
Nah, berdasar percobaan kami itu, didapat unsur-unsur:
a, yaitu panjang teropong. (kalau teropong ditegakkan, ini dapat dianggap sebagai tinggi kerucut)
b, yaitu jari-jari teropong (tentunya yang sudah disesuaikan dengan ukuran diameter bulan yang pas masuk ke teropong).
x, yaitu jari-jari bulan
y, yaitu jarak dari bulan ke bumi (dengan anggapan orang yang melihat teropong berada di permukaan bumi dan jaraknya sama dari bulan ke bumi). Jarak ini dianggap sudah diketahui.)
Berarti didapat persamaan kesebangunan a/b = y/x
untuk mencari x = b/ay
Nah, kalau dilihat dari hasil pengukuran teropong itu, ternyata bulan yang pas dengan ukuran teropong itu kecil sekali. Didapatkan jari-jari teropong sekitar 1.5 mm dan panjang teropongnya 0,37 meter. Nah, dengan ketiga unsur yang telah diketahui angkanya, dapat diketahui jari-jari bulan, dan berarti diameter bulan adalah dua kali dari jari-jarinya. Berdasar estimasi kelompok kami, kira-kira 3400 km.
Anggota kelompok:
Ardimas, Christian Halim, M. Aditya, Lilian, Furqan SAP, dan Hapsari
mengestimasi ukuran diameter bulan
Posted by Happy at 12:38 am
Leave a Comment:
Name
Homepage (optional)
Comments
Previous Entry
Home
Next Entry
The Wild Flower
Hapsari Muthi Amira
(Happy)
id: 16507044
Time
In My Garden
<<
October 2007
>>
Sun
Mon
Tue
Wed
Thu
Fri
Sat
01
02
03
04
05
06
07
08
09
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
Links
.:
happy @multiply
:.
.:
itb
:.
.:
sman 3 bdg
:.
.:
dafa 3
:.
.:
Harun Yahya
:.
.:
myQuran
:.
KonTek 02
.:
Teknologi dan Teknik
:.
.:
Teknologi dalam Keseharian
:.
.:
Sentuhan Teknologi
:.
.:
Perlukah Polisi Tidur?
:.
Blogroll
.:
teh Detri
:.
.:
Ay-ay
:.
.:
Meta
:.
.:
halidaaa
:.
.:
pak Budi @WP
:.
.:
Anis.. nisrina
:.
Tagboard
Credits
Template:
elementopia
Image:
image cafe
Edited by:
BLOGDRIVE
TEMPLATES
RSS
Atom